Beirut berlakukan jam malam

Bentrokan terjadi menyusul aksi protes selama berminggu-minggu
Bentrokan terjadi menyusul aksi protes selama berminggu-minggu

Angkatan darat Libanon memberlakukan larangan keluar rumah mulai Magrib hingga Subuh di ibukota negara itu, Beirut setelah terjadi bentrokan antar mahasiswa dari dua faksi.

Dua orang dilaporkan tewas dan sedikitnya 20 lainnya menderita luka-luka.

Peristiwa ini terjadi dua hari setelah tiga orang tewas dalam bentrokan di tengah-tengah mogok kerja yang diserukan oleh gerakan Hizbullah.

Kekerasan terbaru ini dimulai dari pertengkaran antara mahasiswa Sunni yang pro-pemerintah dan mahasiswa Syiah di Universitas Arab, Beirut.

Namun insiden ini dengan cepat berubah menjadi bentrokan kekerasan antar pendukung setempat dari dua kubu.

Mahasiswa dengan senjata pentungan kayu saling melemparkan batu selagi kerusuhan menyebar ke seluruh ibukota.

Gambar-gambar televisi menunjukkan gerombolan anak muda bergerak di jalan-jalan sambil mengacung-acungkan senjata buatan dan merusak mobil.

Ketika bentrokan memanas, pendukung gerakan Hizbullah meminta bantuan, dan warga setempat dari kalangan Sunni di daerah sekitar lokasi bentrokan juga turut bergabung.

Kendaraan lapis baja yang mengangkut tentara kemudian masuk dan mengeluarkan tembakan ke udara sambil berusaha menjauhkan kedua kelompok.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: