Sabtu, FIFA Akan Bahas Masalah Jilbab Dalam Sepakbola

Kasus Asmahan Mansur, gadis Kanada yang dilarang ikut serta dalam turnamen sepakbola karena mengenakan jilbab terus bergulir. Asosiasi Sepakbola Sedunia-FIFA menyatakan akan membahas persoalan ini besok, Sabtu (3/3) dalam pertemuan tahunan di Manchester, Inggris.

“Untuk sementara kami sedang membicarakan rencana pembahasan masalah ini. Pembahasan itu nantinya mungkin akan menghasilkan sebuah keputusan, ” kata Nicolas Maingot, juru bicara FIFA seperti dikutip surat kabar Kanada The Chronicle Herald, Kamis (1/3).

Kasus Mansur, asal kota Quebec yang baru berusia 11 tahun ini berawal saat turnamen sepakbola nasional, Minggu (25/2) lalu. Wasit mengeluarkan Mansur dari lapangan permainan karena mengenakan jilbab, dengan alasan jilbabnya bisa membahayakan keselamatan pemain.

Polemik pun bermunculan setelah peristiwa itu. Rekan dan pelatih Mansur, membela haknya untuk mengenakan jilbab. Mereka meninggalkan lapangan permainan sebagai bentuk protes. Sementara Federasi sepakbola Quebec membela keputusan wasit dengan mengatakan bahwa wasit berusaha menerapkan peraturan internasional.

Namun Maingot mengatakan, peraturan internasional tidak menyebut secara khusus tentang jilbab dan hanya menyatakan bahwa para pemain tidak dibolehkan mengenakan apapun yang bisa membahayakan mereka sendiri atau pemain lainnya.

“Wasit yang memutuskan untuk mengizinkan atau tidak apa yang dikenakan pemain berdasarkan pertimbangan apakah yang dipakainya itu membahayakan atau tidak. Jadi, masalahnya bukan jilbabnya, ” kata Maingot.

Kasus Asmahan menjadi berita utama di media massa Kanada. Mansur sendiri mengungkapkan, perasaannya campur aduk antara sedih karena dilarang ikut turnamen dan berharap kasusnya akan menjadi titik awal perubahan.

“Saya hanya merasa bahagia bahwa saya mungkin membuat sebuah perbedaan, ” kata siswi kelas enam pada surat kabar Gazette.

“Saya mengenakan jilbab saat memainkan olahraga apapun, ” ujarnya bangga.

Selain sepakbola, Mansur juga menjadi anggota tim voli dan bola basket di sekolahnya. Dan ia tidak akan mundur dari tim olahraganya hanya karena kasus ini. Cita-citanya adalah menjadi anggota tim nasional liga sepakbola wanita Kanada. (ln/iol)

9 Responses so far »

  1. 1

    Eri said,

    nice,…we’ll see. The wind of change will blow..!

  2. 2

    Azil said,

    Allahu Akbar, gadis yang ok. istiqomah again, ok.

  3. 3

    Muhammad Rachmat said,

    Apa-apan..ini..Alloh SWT telah Menempatkan Wanita sesuai FITRAH nya. Jadi tidak perlu macam-macam lagi. Apalagi melawan Kodratnya..Jika saja wanita dijaman ini sudah macam-macam berarti KIAMAT SUDAH DEKAT COY…!

  4. 4

    Salman aljazuli said,

    Wanita sudah banyak tingkah dizaman ini yah…

  5. 5

    Muhammad Rachmat said,

    Wanita sudah banyak tingkah dizaman ini yah…

  6. 6

    Muhammad Rachmat said,

    Wanita sudah banyak tingkah..Apa-apa ini padahal Alloh sudah menempatkan wanita sesuai fitrahnya. Jadi tidak perlu macam-macaam lagi. Jika saja para wanitanya suda melawan kodatnya berarti KIAMAT SUDAH DEKAT coy….

  7. 7

    beni said,

    ALLAHU AKBAR………..!!!!!!!!!!!
    EH….
    ijinin tuh main dia dia juga hak emngnye lu takut kalah ma cewe yag pake jilbab yang selalu di lindungi dengan do’a, gwe ta tau u pasti takut kalah ma islam kan lu tuh lemah dalam sepak bola aja takut
    NORAKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKK………………..!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

  8. 8

    ryoga said,

    jika allah mengatakan kun fayakun terjadilah pa yang terjadi,,,
    apa salahnya seorng wanita berjilbab dilarang dalam bermain sepakbola..
    jika ia pandai bermain sepakbola knpa harus dilarang…
    mungkin agak kedengaran aneh bagi orang-orang yang tidak mengenal olahraga dan mungkin juga aneh jika wanita berjilbab main bola…
    dia ingin main bola hanya untuk memperlihatkan kemampuan dan kematangan dia dalam bermain sepakbola…
    thanks… you don’t forget if you want something to allah…
    keep smile…
    keep spirit…
    an do the best for you…
    you don’t cry friend….

  9. 9

    hanietje said,

    Subhanallah
    Sebuah Perjuangan suci meraih mimpi tanpa meninggalkan jati diri.
    Kibarkan panji Islam wherever..whenever.. ya Ukhti
    Allahu Akbar!


Comment RSS · TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: