Amalan Paling Utama Setelah Amalan Wajib???

Amalan yang paling utama setelah amalan-amalan wajib adalah berbeda-beda dan tergantung kepada perbedaan kemampuan dan situasi dengan waktu masing-masing individu, sehingga sangatlah luas dan mungkin tidak berkesudahan apabila kita membahas hal tersebut. Tetapi, satu hal yang hampir disepakati oleh para ulama yang mengenal Alloh Subhanahu wa Ta’ala dan perintah-Nya, bahwa amalan yang paling utama adalah senantiasa berdzikir mengingat Alloh Subhanahu wa Ta’ala.

Secara umum, dzikir merupakan kesibukan yang paling utama untuk dikerjakan oleh seorang hamba. Yang menguatkan hal itu adalah hadits Abu Hurairah yang diriwayatkan oleh Muslim, yang artinya:  ”Sungguh telah menanglah mufaridun!” Para Sahabat bertanya: ”Ya Rasululloh, siapakah mufarridun itu?” Beliau menjawab: ”Orang-orang, laki-laki maupun perempuan yang banyak berdzikir kepada Alloh”Juga dikuatkan oleh hadits yang diriwayatkan oleh Abu Daud dari Abu Darda’ dari Nabi shollallohu ‘alaihi wa sallam yang bersabda, yang artinya: ”Maukah kuberitahukan kepada kalian sebaik-baik amal kalian, sesuci-suci kekayaan kalian, setinggi-tinggi derajat kalian, dan apa yang lebih baik bagi kalian daripada menyedekahkan emas dan harta benda atau daripada kalian berjumpa dengan musuh lantas memenggal leher mereka atau mereka memenggal leher kalian?” Para sahabat menjawab: ”Baiklah, ya Rasululloh.” Beliau bersabda: ”Berdzikir kepada Alloh”

Banyak sekali dalil-dalil qur’ani dan imani mengenai hal itu, baik yang terlihat, diberitakan, maupun disaksikan. Paling tidak, seorang hamba haruslah konsisten dalam menjalankan dzikir-dzikir yang ma’tsur dari ”Sang Pengajar Kebaikan” dan ”Iman Orang-orang bertaqwa”, dzikir-dzikir yang ditetapkan waktunya pada pagi dan sore hari, menjelang tidur, ketika bangun tidur, seusai sholat, dan dzikir-dzikir muqoyad (terbatas/tertentu) seperti yang diucapkan ketika makan, minum, berpakaian, bersetubuh, masuk rumah, masjid, dan wc serta keluar darinya, ketika hujan turun, ketika terdengar suara petir dan sebagainya. Selalu menjalankan dzikir mutlaq (tiada terbatas) seperti mengucapkan dzikir yang paling utama yaitu: ”La ilaha illallah” dan dalam keadaan tertentu melanjutkan dzikir ini dengan tambahan, seperti: ”Subhanalloh wal hamdulillah wallohu akbar wa la haula wa la quwwata illa billah” menjadi lebih utama.

Kemudian, hendaklah kita mengetahui bahwa apapun yang diucapkan oleh lidah dan dipikirkan oleh hati, yang bisa mendekatkan kepada Alloh Subhanahu wa Ta’ala, seperti aktivitas mempelajari dan mengajari ilmu, memerintahkan yang makruf dan mencegah kemungkaran merupakan bagian dari dzikir kepada Alloh. Karena itu, barangsiapa yang menyibukkan diri dengan mempelajari ilmu yang bermanfaat setelah melaksanakan kewajiban atau duduk dalam sebuah majelis untuk mendalami atau mengajarkan syariat Islam, ini juga merupakan salah satu bentuk dzikir yang paling utama.

Karena itu jika kita perhatikan, kita tidak akan menemukan dari kalangan umat Islam terdahulu terdapat perbedaan pendapat yang mencolok mengenai amalan yang paling utama. Adapun apa yang masih dirasakan oleh seseorang sebagai keraguan, hendaklah ia ber-istikharah sebagaimana yang disyariatkan. Tidak akan pernah menyesal, InsyaAlloh, siapapun yang ber-istikharah. Hendaklah kita banyak melakukan ini, juga banyak berdoa, karena doa adalah pembuka setiap kebaikan. Janganlah kita tergesa-gesa dengan mengatakan: ”Aku telah berdoa tetapi belum juga dikabulkan”. Hendaklah kita bersabar dan selalu berdoa. Dan juga hendaklah memilih waktu-waktu yang utama seperti di akhir malam, seusai sholat wajib, ketika adzan, ketika turun hujan, dan sebaginya.

Semoga semua yang kita bahas kali ini memberikan manfaat bagi kita semua. Dan semoga Alloh  Subhanahu wa Ta’ala memberikan kita hidayah dan lindunganNya dari segala bentuk kejahatan dan kedholiman.

(Sumber Rujukan: Washiyyatush Shugra, www.mediamuslim.info)

10 Responses so far »

  1. 1

    abu ameerah said,

    this blog is very Green.

    actually, it’s kinda Lime Green.

  2. 2

    Irham Ahmad said,

    KITA JANGAN PERMASALAHKAN AMALAN SETELAH AMALAN WAJIB, KERJAKAN DULU YANG WAJIB BARU YANG LAIN DONG

  3. 3

    Prayogi said,

    amalan paling mudah dan berat timbangan amalnya, tapi kita sering lupa tidak mengmalkannya, sungguh beruntung orang yang bisa dzikir setiap waktu. semoga saya dan anda, semua juga termasuk dalam golongan ini. amin

  4. 4

    Bukan masalah wajib atau tidak wajib, tetapi masalah ilmu yang mencerahkan amalannya. Ibadah wajib tanpa ilmu sama saja dengan tidak mengerjakan sama sekali. Demikian pula beramal tapi “anut grubyuk” alias ikut-ikutan aja juga buat apa. Ndak usah meributkan amal apa yang lebih baik setelah amalan wajib, tetapi yang paling utama itu yang didahulukan. Mengerjakan amalan wajib tapi dalam praktek hidupnya menduakan penataan hidup hasilnya juga sama aja subversif kepada Allah. Satu sisi mengaku tunduk kepada Allah dan disisi lain mempraktekan ajaran kapitalisme. Itu logikanya. Buat apa sholat lima waktu rajin tapi dalam prakteknya hidup mengakumulasi modal, menindas orang buat kepentingan pribadi dan/atau golongan serta membuta tuli terhadap jerit tangis kaum miskin. Jangan sombong dan sok pamer hanya gara-gara anda merasa udah lebih baik ketimbang orang lain. Apakah anda sudah benar? Apakah sholat yang anda kerjakan saat ini sudah benar? Apakah anda merasa diri anda sudah termasuk calon masuk sorga?

  5. 5

    Aoi said,

    Assalamu ‘alaikum wr.wb
    Saya setuju dengan Bpk. Kulyubi
    Ilmu adalah penentu gerak hidup. Revolusikan Ilmu terlebih dahulu barulah revolusi gerak atau yang penulis katakan amalan.
    Iya nggak…..?!

  6. 6

    alfath said,

    assalam
    ya banyak orang mempermasalahkan amalan padahal kalau kita mo belajar hakekat dari amalan adalah upaya kita ingat kepada Allah dan tidak menyekutukan dengan apapun ,sayang orang hanya bisa jalanin syariat tp tdk mengerti hakekatnya.pantas sia-sia belaka di hadapan Allah.

  7. 7

    mun said,

    ….hmmm banyak orang yang beramal hanya karna ingin di puji?….padahal secara hakikatnya beramal hanyalah karna Alloh semata bukan karna ingin di puji …………………yah kita banyak2lah intropeks diri,,,,,,,,,,,,,ya Alloh berikanlah q jalanmu yang lurus ya Alloh,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,dan jadikan lah hambanu ini orang yang suka beramak hanya karna Alloh semata.

    terima kasih dan wasalamualaikum.wr.wb

  8. 8

    nurhudda said,

    yo uwis lah nggak usah dibahas panjang-panjang
    yo kita kerjakan yang sudah jadi kewajibannya
    yo kita teliti sudah benar belum yang kita jalani
    yo kita tingkatkan dari waktu ke waktu
    yo kita ingat masih punya waktu brapa lama
    jangan…jangan…. kita belum siap

  9. 9

    jaffri said,

    adalah benar amalan yang paling utama adalah zikir. Amalan wajib tanpa zikir tiada erti. Oleh itu amalan wajib dan zikir hendaklah seiring. Contohnnya, seseorang itu tidak akan mendapatkan solatnya tanpa zikir. Tanda-tanda hati seseorang yang beriman adalah apabila hatinya berzikir kepada allah. Fahamilah maksud hadis diatas agar memberi faedah kepada kita dunia akhirat. Ilmu zikir itu ada. Maka kita patut menuntut ilmu dan berguru hingga akhir hayat supaya kita dapat memahami diri kita sebagai hamba Allah. sekian wassalam

  10. 10

    ahmad nawawi said,

    benar banget klo amalan paling utama setelah amalan wajib adalah dzikir.karna dzikir sangat lah membaw pengaruh di dalam diri kita dan tentunya itu pengaruh yang baik.banya k manfaatnya jika kita berdzikir selain untuk mendekatkan diri kepada allah dzikir juga dapat membuat hati kita tentram tenang damai dan hidup menjadi lebih mudah . itu semua pastinya karna ridho allah juga.


Comment RSS · TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: