Mengadukan Masalah Kepada Makhluq

MediaMuslim.InfoApa hukum orang yang mengeluhkan kondisinya kepada selain Alloh Ta’ala setelah mengadukanya kepada Alloh Ta’ala. Karena jiwa orang tersebut merasa sesak ketika mendapatkan cobaan. Apakah ia boleh mencari hiburan dari hamba Alloh Ta’ala yang lain, untuk dapat mengeluarkan mereka dari beban yang menghimpin dada mereka. Bisa dengan cara meminta nasihat atau bimbingan dari mereka. Atau yang demikian itu menunjukkan ketidakpercayaan dirinya terhadap Alloh Ta’ala yang akan memperkenankan doa mereka?

Jawaban dari permasalahan diatas adalah bahwa memberitahukan kepada sesama makhluk kondisi diri sendiri, apabila dengan tujuan untuk meminta tolong, meminta bimbingan atau menjadikannya sebagai perantaraan menghilangkan kesusahan tidaklah merusak nilai kesabaran. Seperti orang sakit yang mengadu kepada dokter tentang sakit yang dideritanya, atau orang yang dizhalimi mengadu kepada orang yang mampu menolongnya, atau orang yang tertimpa musibah mengabarkan penderitaannya kepada orang yang diharapkan mampu membebaskannya dari kesulitan.

Nabi Shalallaahu alaihi wasalam sendiri apabila datang menjenguk orang sakit beliau menanyakan kondisinya: “Bagaimana kondisinya sekarang?” (HR: At-Tirmidzi, Ibnu Majah dan yang lainnya.) An-Nawawi menyebutkan: “Sanadnya bagus”. Dalam hadits itu disebutkan bahwa beliau menanyatakan berita dan kondisi si sakit. (Silakan lihat Iddatush Shabirin oleh Imam Ibnul Qayyim 323). Wallahu A’lam.

(Sumber Rujukan: Kitab Masa-il wa Rasaa-il oleh Muhammad Mahmud An-Najdi)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: